Kapan seseorang bisa dinilai thoghut ?
Jawab:
Segala puji bagi Allah Ta’ala serta sholawat dan salam atas teladan kita Rasulullah dan keluarga beliau serta para shahabatnya.
Secara umum seseorang itu bisa dinilai thoghut ialah apabila ia menyeru kepada kesyirikan atau mengajak orang untuk beribadah kepada dirinya atau mengaku mengetahui sesuatu dari perkara-perkara yang ghaib, dan atau menetapkan satu ketentuan hukum dari selain hukum yang telah Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan.
Al Imam Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah rahimahullah berkata: “Thoghut itu yakni setiap oknum atau pihak yang menjadi sebab seorang hamba melanggar ketentuan Allah, apakah dalam bentuk pihak yang di ibadahi, sesuatu yang di ikuti (sekularisme, komunisme, demokratisme dan semisalnya, -pent) atau pimpinan yang di taati”.
Semoga Allah memberikan tawfiq-Nya kepada kita semua, sholawat serta salam atas teladan kita Rasulullah dan keluarga beliau serta para shahabatnya.
Fatawa Lajnah Da’immah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah Wal Ifta’ – Hal. 543
Penterjemah : Fikri Abul Hassan