Alghuroba minal mu'minin
Official Website Salafus Shalih
 
Home
Forum Ilmiah
Chatting
Buku Tamu
Tasjilat
Download
 Untaian Nasehat
"Menuntut ilmu agama ini adalah wajib atas setiap Muslim (pria maupun wanita)." (HR. Ibnu Majah & Baihaqi)

"Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikannya, niscaya Allah jadikan dia paham terhadap agama-Nya." (HR. Bukhari)

"Allah mengangkat derajat orang-orang beriman dari kalian dan orang-orang yang berilmu tentang agama ini dengan beberapa derajat" (Al Mujadalah:11)

"Islam mulai didakwahkan dalam keadaan asing di kalangan ummat manusia, dan Islam nantinya di belakang hari akan kembali kepada keasingannya. Maka beruntunglah ALGHUROBAA yakni orang-orang yang dianggap asing oleh lingkungannya (karena menjalankan ajaran Islam yang sudah tidak dikenal lagi oleh keumuman orang). Para shahabat bertanya: Siapakah mereka ya Rasulullah?" Beliau menjawab: Yaitu mereka yang melakukan gerakan ishlah ketika terjadi kerusakan perangai pada keumuman manusia.” (HR. Al-Imam Abu Bakar Al-Ajurri dalam Al-Ghuraba’ minal Mu’minin hal. 23, dan At-Tirmidzi dalam Kitabul Iman bab 13 dan berkata Tirmidzi: hadits ini hasan shahih gharib, dan Al-Baihaqi dalam Az-Zuhdul Kabir no. 198 hal. 114, Al-Haitsami dalam Majma’uz Zawaid 7 / 278 dari Jabir radliyallahu 'anhu)

"Jika seorang anak Adam wafat maka terputus amalannya kecuali tiga perkara: "shodaqoh jariyah (mengalir pahalanya), ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang mendo'akan orang tuanya." (HR. Muslim)

 Menu Utama
 Wawancara
Terkait kerusuhan di POSO Saya akan sampaikan di sini sebatas apa yang saya ketahui yakni dari sisi pandangan ideologis
                 more info »
 
 
Berkenalan dengan Manhaj Salaf Kesimpangsiuran yang terjadi pada sebagian orang yang mengaku bermanhaj "Salaf"
                 more info »
 Pengelola

  Fikri Abul Hassan



 Total Pengunjung
Anda Pengunjung ke Web Counter

                 
 
 

 

 

Welcome To Homepage Alghuroba

 

Tahukah Kamu Apa Malam Kemuliaan Itu ?

Allah Ta'ala Berfirman dalam surat Al Qodr :

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? . Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhan-nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar”.

Berkata Syaikh Abdurrahman As Sa'di Rahimahullah:

Allah Ta'ala telah memberitakan kepada kita dengan jelas mengenai keutamaan Al-Qur'an dan betapa tinggi kemuliaan yang ada padanya (Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan) . Sebagaimana firman Allah Ta'ala dalam ayat lain “ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam yang diberkahi ”. Allah Ta'ala memulai dengan menurunkan Al Qur'an di bulan Ramadhan pada malam Lailatul Qodr. Kasih sayang Allah dan rahmatNya yang Maha luas bagi hamba-hambaNya pada malam yang mulia itu. Tidaklah Allah memuliakan hamba-hambaNya pada malam itu, kecuali mereka dalam keadaan bersyukur.

Dinamakan lailatul qodr (malam kemuliaan), karena betapa besar kemuliaan yang ada padanya dan keutamaan yang Allah berikan pada malam itu. Karena sesungguhnya pada malam kemuliaan itu, Allah menetapkan taqdir ajal-ajal (kematian), rizqi-rizqi dan ketentuan-ketentuan lain yang telah ditetapkan dalam setahun.

Allah Ta'ala memuliakan urusan dimalam itu dan mengagungkannya. ( Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? ) yakni urusan dimalam itu sungguh mulia dan mempunyai kedudukan yang sangat agung. ( Lailatul Qodr itu lebih baik daripada seribu bulan ) pada malam kemuliaan itu keutamaannya sepadan dengan kadar waktu selama seribu bulan, yakni amalan yang dilakukan pada malam itu sungguh lebih baik dari pada amalan yang dilakukan selama seribu bulan yang tidak terdapat padanya malam lailatul qodr. Fenomena yang demikian ini membuat heran dan tercengang orang-orang yang berakal, ketika Allah Tabaroka wa Ta'ala mengkaruniakan atas ummat ini yang sangat lemah kemampuannya dan juga yang mempunyai kekuatan; dengan anugerah malam lailatul qodr. Yaitu jika mereka beramal sholih pada malam yang mulia itu bertambah semisal seribu bulan mereka mengamalkannya. Dan pada malam itu, umur seseorang juga bertambah panjang selama 80 tahun lebih (sekadar seribu bulan).

( Pada malam itu turun para malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhan-nya ) yakni dimalam yang mulia itu malaikat-malaikat Allah turun dengan jumlah yang lebih banyak. ( Untuk mengatur segala urusan ) yakni keselamatan dari segala malapetaka dan kerusakan, maka dimalam itu sungguh melimpah kebaikan. ( Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar ) yakni malam itu dimulai ketika persis tenggelamnya matahari hingga terbitnya fajar.

Banyak hadits-hadits mutawatir (akurat) yang memberitakan tentang keutamaan lailatul qodr. Malam yang mulia itu terjadi pada sepuluh hari terakhir dibulan ramadhan, khususnya pada malam-malam ganjil dibulan itu. Malam qodr itu akan tetap ada dan senantiasa muncul setiap tahun, hingga kelak datangnya hari kiamat. Dengan sebab inilah Rasulullah ‘Alaihish sholaatu wassalam melakukan i'tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, dalam rangka memperbanyak ibadah dan penuh harapan mendapatkan malam lailatul qodr. Wallahu a'lam.

Syaikh Abdurrahman As Sa'di Rahimahullaah
Taysirul Kariimir Rahman Fii Tafsiiri Kalaamil Mannaan Hal. 931
Penterjemah : Fikri Abul Hassan



Copyright © 2007 ALGHUROBA CREW 0856 4310 2002 (no esemes)