Rasulullaah
'Alaihish Sholaatu Was Salaam Juga Manusia
Bantahan Syaikh Muhammad
Nashiruddin Al Albani Rahimahullah atas orang
yang mengatakan bahwasanya Rasulullah ‘Alaihish
sholaatu wassalam itu cahaya (bukan manusia,
-red)
Syaikh rahimahullah berkata:
Adapun orang yang berkata bahwasanya Rasulullah
‘Alaihish sholaatu wassalam itu cahaya,
maka kami membatalkannya dengan firman Allah
Ta’ala :
“Katakanlah (hai Muhammad): ‘Sesungguhnya
aku manusia seperti kalian, hanya saja diturunkan
kepadaku wahyu….”
Dari ayat diatas menunjukkan bahwasanya Rasulullah
‘Alaihish sholaatu wassalam seorang manusia
yang sempurna. Dia diciptakan sebagaimana layaknya
manusia diciptakan, yakni ibu beliau mengandungnya
sebagaimana para ibu mengandung anaknya selama
sembilan bulan, dan melahirkannya sebagaimana
keumuman para ibu melahirkan anak-anaknya.
Rasulullah ‘Alaihish sholaatu wassalam
juga makan, minum, sakit dan terluka. Ini menunjukkan
bahwa beliau ‘Alaihish sholaatu wassalam
juga seorang manusia (bukan cahaya, -red). Jadi
tidak ada perbedaan antara beliau dengan manusia
yang lainnya secara umum, namun secara khusus
beliau ‘Alaihish sholaatu wassalam dilebihkan
atas manusia yang lainnya, yakni dengan diturunkan
kepadanya wahyu, kenabian dan kerasulan.
Silsilatul Huda Wan Nuur : 322
Al-Imam Muhammad Nashiruddin
Al Albani Rahimahullah