:: Fatwa Syaikh Bin Baaz
Admin 21 Juli 2008
Samahatus Syaikh,.. gerakan Ikhwanul Muslimin telah memasuki kerajaan (Saudi Arabia) sejak beberapa waktu yang lalu. Mereka telah memiliki kegiatan yang jelas di antara thalabatul ‘ilmi (para pelajar). Bagaimana pendapatmu tentang gerakan itu? dan seberapa jauh hubungannya dengan Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama’ah?
Jawab:
Gerakan Ikhwanul Muslimin telah dikritik oleh para ulama yang utama, karena mereka tidak memiliki orientasi dakwah kepada tauhid dan tidak mengingkari kesyirikan serta kebid’ahan. Mereka memiliki metode khusus yang menyebabkan kurangnya kegiatan berdakwah kepada Allah dan tidak adanya pengarahan kepada Aqidah yang benar yang mana Ahlus Sunnah Wal Jama’ah diatasnya. Sudah semestinya bagi Ikhwanul Muslimin untuk memiliki perhatian terhadap dakwah salafiyah, dakwah kepada tauhid, pengingkaran terhadap peribadatan kubur dan bergantung kepada orang-orang mati, istighatsah (minta pertolongan) kepada ahlul kubur seperti Al-Husain, Al-Hasan atau Al-Badawy dan semisalnya. Wajib bagi mereka memiliki perhatian terhadap perkara yang sangat mendasar ini, karena perkara ini sebagai pokok agama dan kali pertama dari ajaran yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam serukan di Makkah. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam mengajak untuk mengesakan Allah dan mengajak kepada makna Laa Ilaaha Illallah.
Mayoritas para ulama mengkritik mereka karena masalah ini, yaitu tidak ada semangat mereka untuk berdakwah kepada tauhidullah dan ke-ikhlasan kepada-Nya serta pengingkaran kepada apa yang di ada-adakan oleh orang-orang bodoh seperti ketergantungannya kepada orang-orang mati, beristighatsah kepada mereka, bernadzar untuk mereka dan menyembelih untuk mereka, karena hal ini adalah merupakan syirik besar (jika pelakunya mati dan belum sempat bertaubat dari padanya maka dia kekal dineraka). Demikian pula para ulama membantah mereka oleh karena tidak adanya perhatian terhadap sunnah, ittiba’ (kemestian untuk mengikuti) sunnah dan tidak ada perhatian terhadap hadits yang mulia serta tidak adanya perhatian terhadap apa yang ada diatasnya salaful ummah (salafus shalih) dalam hukum-hukum syari’at. Dan masih banyak permasalahan lain yang aku dengar saudara-saudaraku (para ulama) mengkritik mereka. Semoga Allah memberikan taufiq kepada mereka, membantu mereka dan memperbaiki keadaan mereka.
Syaikh Abdul ‘Aziz Bin Baaz Rahimahullah
Al-Majalla no. 806