Bismillahirrahmanirrahim!
Semoga dengan kehadiran website alghuroba
ini menjadi sebab kebaikan bagi kita semua, selamat membaca.
Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah
Akhlaqul Karimah
Bimbingan Ibadah Syar'iyah
Biografi Ulama Ahli Hadits
Metodologi Salaf
Nasihat Untuk Muslimah
Tafsir Al-Qur'an dan Al-Hadits
Bimbingan Kesehatan
Berkenalan Dengan Manhaj Salaf
Kesimpangsiuran yang terjadi pada sebagian orang yang mengaku bermanhaj "Salaf" yang sesungguhnya pemahamannya telah terkontaminasi..
Baca Tuntas
 
Fenomena "Jama'ah Islamiyah"
"Jama'ah Islamiyah" bukan sekedar wacana (menampik persepsi Barat mengenai kelompok "Jama'ah Islamiyah")
Baca Tuntas
 
Muhibah Al-Ustadz Ja'far Umar Thalib
Pasang surut dakwah Salafiyah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah di Indonesia telah berlangsung sejak zaman Imam Bonjol di Sumatra Barat atau bahkan sebelumnya sampai sekarang
Baca Selengkapnya
 

print
:: Jihad Melawan Hawa Nafsu
Admin  28 April 2008

Saya ingin minta bantuan untuk menginformasikan tentang hadits atau riwayat bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam pernah bersabda tentang jihad al-nafs yang merupakan jihad akbar. Sedangkan jihad berperang adalah jihad ashghar. Ada orang yang menolak riwayat itu karena (katanya) sama sekali bukan hadits Nabi dan bisa menyebabkan umat Islam meremehkan jihad perang. Benarkah pendapat ini?

(Thariq Husain di bumi Allah)

Jawab:

Hadits anda riwayat yang anda tanyakan bunyinya demikian:

“Kita baru pulang dari jihad yang kecil menuju jihad yang besar, yaitu jihad melawan hawa nafsu.”

Apa yang disangka sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam ini beredar luas di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan para penganut aliran-aliran tasawuf. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menerangkan:

“Adapun hadits yang diriwayatkan oleh sebagian orang-orang tasawwuf itu yang menyebutkan bahwa Nabi bersabda dengan hadits tersebut ketika dalam perang Tabuk (kemudian beliau menukilkan bunyi hadits tersebut di atas), yang demikian ini adalah hadits yang tidak ada asalnya sama sekali dan tidak diriwayatkan oleh seorang pun dari Ahli hadits. Bahkan sesungguhnya jihad memerangi orang-orang kafir adalah sebesar-besar amalan dan merupakan amalan yang paling utama yang dilakukan oleh seorang Muslim.” (Majmu’ Fatawa jilid 11 hal. 197)

Mengapa hadits yang demikian, beredar luas di kalangan para penganut thariqah shufiyah (yakni aliran tasawwuf)? Hal ini karena memang mereka merendahkan amalan jihad dalam memerangi orang-orang kafir. Ibnu Taimiyah menerangkan:

“Mereka ini berpandangan miring terhadap amalan jihad karena padanya ada resiko membunuh musuh, menawan tawanan dan merampas harta musuh. Mereka berpandangan bahwa Allah tidak memberikan kekuasaan kepada Nabi Daud `alaihis salam terhadap Masjidil Aqsha karena Nabi Daud tangannya telah menumpahkan darah manusia dalam peperangan demi peperangan.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah jilid 10 hal. 510).

Dengan demikian keterangan atau pendapat yang disampaikan kepada anda itu adalah benar.


Al Ustadz Ja'far Umar Thalib

1 Responses to " Jihad Melawan Hawa Nafsu"
QqCakep
08 May 2008 at 11:13:04

Assalamu'alaikumwarohmatullahiwabarokatuhu... , Afwan, Qq copas artikel ini blhkan? Syukron...


 

Leave a Reply

Nama*
Website
E-mail*
*

 

alghuroba crew © 2008 | +62 856 4310 2002 (no esemes) site admin | assyaikh@yahoo.com